Menurut kamus sejuta umat, artis didefinisikan sebagai orang yang berkecimpung dengan kegiatan yang dianggap sebagai seni. Kalaupun kemudian orang Indonesia kebanyakan menerjemahkannya berbeda, itu soal lain. Mendengar kata "artis" sering yang terpikir di benak adalah pemain film atau sinetron. Padahal mereka ini lebih tepat disebut sebagai aktris atau aktor. Mungkin juga lebih tepat disebut sebagai selebritis jika sudah masuk ke acara gosip orang beken di televisi. Lha orang yang berkecimpung dengan seni terus disebut apa? Orang Indonesia punya istilah seniman, yang seharusnya sepadan dengan kata artis ini.
Jika artis diartikan dengan pelaku seni. Saya (and the gank) juga pernah menjadi artis, setidaknya jadi artis dalam sehari. Sebagai duta bangsa di negeri seberang (haiyyah!) kami ini pernah diminta mengenalkan budaya Indonesia dalam kegiatan pra-akademik yang diikuti mahasiswa penerima beasiswa dari asia-pasifik. Biasanya perhimpunan akan mewariskan ketrampilan bermain angklung. Tapi karena anggota genk saya terlalu banyak, maka pertunjukkan harus lebih dari satu jenis.
Beruntung salah satu anggota genk memiliki ketrampilan khusus, yaitu: menari Saman! Jadilah kami-kami yang tidak kebagian angklung berusaha mati-matian untuk bisa menari saman, karena kami hanya punya waktu dua minggu sebelum pentas! Demi mengejar deadline ini, kami harus merelakan wajah imut kami tertonjok sikut teman atau kena sodok tangan lawan main. Namun dengan semangat 45 (halah), segala kecelakaan di tempat latihan dihadapi dengan tabah. Dan memang hasilnya cukup memuaskan, standing applause dari para penonton yang berasal dari maladewa hingga kepulauan samoa di pasifik saat selesai pentas (hehe.. jadi Ge-eR ini :D). Kami juga sempat diminta untuk pentas dalam acara multifaith di kampus.
Perjalanan menjadi artis panggilan ini harus saya akhiri dengan pertunjukkan terakhir di depan Dubes baru untuk Australia (yang beberapa hari kemudian malah di-recall Pak SBY gara-gara kasus warga Irian yang mencari suaka ke Oz). Sayang sekali kesibukan akademik benar-benar menguras waktu kami, sehingga profesi artis panggilan ini harus kami tanggalkan. Sekarang saya malah sudah lupa bagaimana cara menari saman. Penasaran dengan gaya menari tim amatiran ini? silakan diintip disini
Warning/Warnung/wanti-wanti/peringatan: video-streaming (1.3menits)!
(Mohon maaf apabila gambarnya kabur, karena diambil dengan menggunakan kamdig kacangan).
20.11.06
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

18 comments:
wah, selamat mas. jangan lupa sukurane . (*halah*)
tari Saman! wuah mas'e pengalaman yg sama, latihan bikin muka bengep2 lah secara tangan otak dan musik ora gelem bekerja sama, tp yo soal maluw, aku cuek aelah sing penting nampang :D
kalau bingung, masih banyak kesenian indonesia kok. Contohnya kuda lumping, debus.. dengan begitu kesenian Indonesia yg ditampilkan lebih banyak macamnya. Saya tunggu yang kuda lumping ya?
wah selamat deh, untung pas waktunya tampil gak ada yg ketonjok yah. Klo liat cuplikan videonya jadi ikutan nggeh...menggeh..hueheheh
nggak kebayang dirac kesamplak sikut temennya....
Dirac...minta tanda tangannya dong! he..he..
ndelok v-klip e sesok sing penting absen comment disek, :D
setuju dengan dr tito, piye nek kuda lumping wae?lebih mengagumkan itu..pasti wong ostrali ga cuma standing applaus...tapi malah jingkrak2..
hihihihihi lucu :D
comment lagi, itu kalo mau nJatil bingung mencari dhemitnya. kalo mau impor dari Indonesia repot kalo pake hantu OZ adanya hantu apa? jangan² casper
Kalau menurutku neh..
dubes Australia yang baru itu direcall sama pak SBY, gara2 mau nonton tarian samannya Dirac...
weh..weh...guyon2...ojo dipenthuung...kabuurr..
kang dirac yang mana ? koq ga ada yang pake topeng koneng ??? dikasih ciri2 dhuonk kang, misalnya "yang duduk samping kangguru" gitu .... :)
hehe, dulu pernah sedikit belajar tari saman.. binguung... :P
@bangsari:
makan-makan? nanti saya kirimi gado-gado ancur saya :D
@gita:
wah, benul itu. wajah sampe penyok je
@tito:
wah, sulit itu Dok. Harus puasa mutih dulu itu.
@emi:
hehe.. kami memang selalu kehabisan napas tiap selesai beraksi. Terlalu bersemangat kali :))
@masayu:
makanya saya pake topeng koneng :D
@ely:
hehe.. sabar mbak ely, nanti tanda tangannya menyusul, mau foto bersama dulu?
@pitik:
lha mereka tiap jumat malam sudah njathil duluan je, tinggal dipinjami kuda lumpingnya.
@pinkina:
lha, ntar saya jadi artis lawak Mbak.
@joko:
nha itu dia. Disini belum ditemukan lelembut macam dhemit, kuntilanak dan konco-konconya. Ngurus visanya pasti repot tuch kalo mau kesini.
@larasati:
hahaha.. mungkin habis nonton terus minta di-recall karena artisnya nggilani :D
@fiadi:
topeng konengnya dah penyok ditonjok lawan main :))
@mpokb:
ayo, Mpok. Kita nyaman bareng.
jieeeeeh,,,,
boleh disun duuunk ;) *ganjen2 ga jelas
hahaha!!!
nggoleki dirac sing ndi yah, ga ketemu...padahal aku mentheleng kekekek
Hehe .. aku juga gak kebayang mas dirac nari saman. Lumayan lhamas gak perlu jogging / fitness... kan sudah olah raga sama. :D
@bebex:
Bex, kamu mau nge-sun sapah? Kabooorr!! takut disun bebex.
@amethys:
hihi.. nontonnya harus pakai kacamata 3D.
@dianekawhy:
betul Mbak, nari sambil olahraga :))
Post a Comment